Ramah Lingkungan, Kotak Tisu Eceng Gondok Jadi Pilihan

Ramah Lingkungan, Kotak Tisu Eceng Gondok Jadi Pilihan

Drootan.com – Kotak Tisu Eceng Gondok – Gaya hidup ramah lingkungan kini semakin populer. Gaya hidup ini diikuti oleh gerakan bebas sampah atau zero waste yang terus mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Pada dasarnya, gaya hidup ini mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Alih-alih tidak menggunakan produk sampah sama sekali, gaya hidup ramah lingkungan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memproduksi dan mengelola sampah.

Dalam penerapannya, gaya hidup ramah lingkungan atau eco-friendly ini cukup menantang. Sebab, selama bertahun-tahun masyarakat Indonesia telah terbiasa menggunakan plastik kapanpun dan di manapun. Fenomena tersebut sering kali ditemui di pusat-pusat perbelanjaan.

Sayangnya, penggunaan plastik sekali pakai sangat merugikan bagi lingkungan. Plastik merupakan material yang sulit terurai. Material ini membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun untuk bisa terurai (terdekomposisi) secara sempurna. Jika penggunaannya tidak disadari dengan bijak, sampah plastik dapat mencemari lingkungan, mulai dari tanah, air, dan udara.

Baca juga: Zero Waste, Gaya Hidup Selamatkan Lingkungan dari Kerusakan

Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Satu persatu masyarakat Indonesia mulai menyadari pentingnya menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Misalnya, mulai menggunakan tas kain ketika berbelanja. Tujuannya, agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Bahkan beberapa pusat perbelanjaan di Indonesia tidak lagi menyediakan kantong plastik.

Tak hanya menggunakan tas belanja, penggunaan sedotan logam/ kertas/ bambu juga semakin populer. Setelah video yang dibagikan peneliti asal Kosta Rika viral, masyarakat berbondong-bondong menggunakan sedotan logam sebagai pengganti sedotan plastik. Video tersebut menggambarkan upaya si peneliti ketika berusaha melepaskan sendotan plastik yang menancap di hidung kura-kura.

Penggunaan tumbler juga semakin banyak dijumpai. Kini masyarakat semakin sadar bahwa penggunaan plastik sekali pakai pada produk minuman juga perlu dikurangi. Satu persatu kesadaran kecil ini semakin meningkat. Bahkan, sebagian masyarakat tidak ragu lagi untuk mengganti peralatan rumah tangga mereka dengan material alami, seperti eceng gondok, rotan, kayu, dan bambu.

Kotak Tisu Eceng Gondok, Pilihan Penikmat Gaya Hidup Ramah Lingkungan

kotak tisu eceng gondok
Kotak Tisu Eceng Gondok

Salah satu peralatan rumah tangga yang menggunakan material alami adalah kotak tisu. Terlihat sepele, namun penggunaan kotak tisu eceng gondok ini justru memiliki banyak peminat. Warnanya yang natural dan motif anyaman eceng gondok memberikan kesan estetik rumah Anda. Selain itu, kotak tisu eceng gondok ini juga unik.

Peminat kerajinan tangan kotak tisu eceng gondok ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya untuk keperluan rumah tangga, kotak tisu eceng gondok juga menjadi pilihan pelengkap dekorasi resto, hotel, hingga cafe. Sejumlah daerah sepert Jawa Barat hingga Bali menjadi destinasi utama kotak tisu ini.

Meskipun terbuat dari material alami, kotak tisu eceng gondok awet dan tidak mudah rapuh. Bahkan dengan perawatan yang tepat, kotak tisu eceng gondok dapat bertahan hingga bertahun-tahun.

Tertarik memiliki pelengkap peralatan rumah tangga ini? Yuk, langsung cek tautan di bawah ini! [ahd]

Beli Kotak Tisu Eceng Gondok: www.drootan.com/belikotaktisuecenggondok

Kerajinan Eceng Gondok, Ubah Gulma Jadi Berguna

Kerajinan Eceng Gondok, Ubah Gulma Jadi Berguna

Drootan.com – Kerajinan Eceng Gondok – Eceng gondok sering dianggap sebagai tanaman gulma yang mengganggu ekosistem perairan. Tanaman ini tumbuh mengapung di sungai. Pertumbuhan tanaman ini sangat pesat, yakni mencapai dua kali lipat selama 7 – 10 hari saja. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa eceng gondok tumbuh hingga 1 hektar area dengan berat 125 ton dalam kurun waktu 6 bulan.

tanaman eceng gondok
Sumber: freepik.com

Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali bisa memicu terjadinya bajir. Pasalnya, tanaman eceng gondok akan menghambat aliran air di sepanjang sungai. Di sungai-sungai besar, seperti Sungai Musi, tanaman eceng gondok menghalangi laju transportasi perairan mereka. Bahkan, tanaman ini juga mengurangi estetika pemandangan di sungai. Oleh karena itu, tanaman eceng gondok dianggap sebagai tanaman yang merugikan.

Akan tetapi, di tangan kreatif para pengerajin lokal Indonesia, tanaman eceng gondok berhasil disulap menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Kerajinan Eceng Gondok

Sesuai namanya, kerajinan eceng gondok berasal dari tanaman eceng gondok yang sudah dikeringkan. Proses pembuatan eceng gondok dimulai dengan menjaring eceng gondok di sungai-sungai. Bagian tanaman eceng gondok yang dimanfaatkan menjadi kerajinan adalah bagian batang. Oleh karena itu, mula-mula batang eceng gondok dipisahkan dengan daunnya.

Baca juga: 4 Langkah Mudah Merawat Kerajinan Eceng Gondok

Kemudian, batang eceng gondok dikeringkan di bawah sinar matahari. Proses pengeringan berlangsung selama 2 – 3 hari bahkan seminggu. Hal tersebut bergantung pada cuaca karena proses pengeringan ini masih mengandalkan situasi alam.

kerajinan eceng gondok
Sumber Foto: Dokumen Pribadi Drootan Indonesia

Jika sudah kering, batang eceng gondok akan berubah warna dari hijau menjadi kecoklatan. Batang eceng gondok yang telah mengering kemudian dianyam membentuk kerajinan yang unik dan estetik.

Kreasi Eceng Gondok

Dengan teknik menganyam, batang eceng gondok dikreasikan menjadi beragam bentuk kerajinan. Misalnya, kerajinan tas, kotak tisu, kotak penyimpanan (box), kursi, keranjang laundry, hingga pajangan dinding.

Kreasi eceng gondok ini hampir mirip dengan kerajinan anyaman rotan. Hanya saja, kerajinan eceng gondok lebih ekonomis jika dibandingkan dengan kerajinan anyaman rotan. Selain lebih ekonomis, kerajinan eceng gondok juga lebih ringan. Meskipun demikian, anyaman eceng gondok tidak kalah kuat dibandingkan anyaman rotan. Pasalnya hasil kreasi eceng gondok ini juga tidak mudah penyok.

kerajinan eceng gondok
Sumber Foto: Dokumen Pribadi Drootan Indonesia

Soal keawetan, hasil kreasi eceng gondok tidak perlu diragukan lagi. Sebab, proses pengeringan batang eceng gondok telah menghilangkan kandungan air didalamnya sehingga kerajinan eceng gondok tidak mudah jamuran dan anti rayap.

Pusat Kerajinan Eceng Gondok

Kerajinan eceng gondok bisa Anda temukan di beberapa toko kerajinan tangan. Salah satu pusat kerajinan eceng gondok adalah Drootan Indonesia. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai macam kreasi eceng gondok, mulai dari kotak tisu, kursi, pajangan dinding, hingga keranjang laundy.

Beli Kerajinan Eceng Gondok: drootan.com/kerajinanecenggondok

Eceng gondok juga dikreasikan dengan berbagai bahan lainnya seperti seagrass, pelepah pisang kering, dan lain-lain. Bahkan untuk menjaga bentuk agar tetap kokoh, kerajinan eceng gondok dilengkapi dengan rangka besi.

Salah satu kerajinan eceng gondok yang semakin digemari masyarakat adalah kotak tisu eceng gondok. Kotak tisu ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk. Warna kecoklatan kotak tisu eceng gondok ini mampu memberikan kesan natural di rumah Anda.

Selain ekonomis, kerajinan eceng gondok juga estetis, lho! Yuk, hias ruanganmu dengan kerajinan eceng gondok! [ahd]

Simak Kelebihan dan Kekurangan Kursi Rotan!

Simak Kelebihan dan Kekurangan Kursi Rotan!

Drootan – Kelebihan dan Kekurangan Kursi Rotan – Furniture berbahan rotan semakin digandrungi masyarakat Indonesia. Salah satunya furniture kursi rotan yang menawan. Perpaduan model yang unik dan warna yang estetik menjadikan kursi rotan menjadi furniture incaran.

Namun, apakah membeli kursi rotan adalah pilihan yang tepat? Yuk, kenali kelebihan dan keurangan kursi rotan!

Kelebihan Kursi Rotan

Sesuai namanya, kursi rotan terbuat dari batang rotan yang diolah sedemikian rupa. Baru-baru ini, furniture kursi rotan menjadi tren lantaran viralnya hunian alami dan ramah lingkungan. Pasalnya, materi rotan memberikan kesan alami sehingga pemilihan kursi rotan akan mempercantik ruangan Anda agar terlihat lebih natural dan nyaman.

Selain memberikan kesan hunian yang alami, kursi rotan juga memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  1. Harga lebih murah

Jika dibandingkan dengan kursi kayu, harga kursi rotan cenderung lebih murah. Apalagi, rotan yang menjadi materi utama kursi rotan biasanya dibagi menjadi dua jenis, yakni rotan alami dan rotan sintetis. Keduanya mempunyai harga yang berbeda. Rotan sintetis dibanderol dengan harga lebih murah daripada rotan alami.

kekurangan dan kelebihan kursi rotan
Photo by Yelyzaveta Martynenko from Pexels

Oleh karena itu, jika Anda ingin menghemat biaya pengeluaran dekorasi rumah Anda, maka sangat tepat apabila Anda memilih kursi rotan daripada kursi kayu.

  1. Motif anyaman yang unik

Kursi rotan menampilkan teknik anyaman yang beragam. Motif anyaman ini menjadi keunggulan kursi rotan karena tidak hanya memberikan kesan natural tetapi juga menciptakan kesan yang unik. Bahkan motif anyaman ini bisa dikreasikan dengan berbagai desain, baik modern maupun tradisional.

Beli Kursi Rotan: drootan.com/belikursirotan

  1. Bobot lebih ringan

Tidak diragukan lagi apabila kursi rotan berbobot lebih ringan daripada kursi kayu. Oleh karena itu, bagi Anda yang sering re-decorate ruangan maka membeli kursi rotan akan sangat memudahkan Anda. Sebab, Anda bisa memindahkannya kapan saja.

  1. Model yang variatif

Rotan yang sudah dimanfaatkan bertahun-tahun lamanya tak luput dari kreasi dan inovasi para pengerajin Indonesia. Tak heran jika model kursi rotan sangat beragam. Mulai dari teknik anyaman yang berbeda, bentuk yang beragam, dan warna yang semakin estetik.

Kekurangan Kursi Rotan

Dibalik kelebihan kursi rotan, kursi rotan juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  1. Rentan serangga

Material rotan yang menjadi penyusun utama furniture kursi rotan rentan dirusak oleh serangga. Hal tersebut sama seperti beberapa furniture kayu lainnya. Diperlukan perlakuan khusus agar kursi rotan dapat awet & tahan lama.

Baca juga: Tak hanya Unik, Simak 9 Keunggulan Produk Rotan!

  1. Konstruksi yang tidak cukup kuat

Teknik anyaman yang digunakan pada kursi rotan menunjukkan bahwa rotan tidak cukup kuat menyangga beban yang terlalu berat. Oleh karena itu, teknik anyaman ini digunakan supaya kursi rotan dapat menyangga beban lebih besar dari seharusnya. Berbeda dengan kursi berbahan kayu, besi, dan baja yang kokoh.

  1. Mudah rusak

Material rotan rentan terkena sinar matahari dan air secara terus menerust. Oleh karena itu, apabila hendak membeli kursi rotan maka pastikan furniture tersebut tidak diletakkan dibawah sinar matahari langsung atau di area outdoor.

  1. Perawatan ekstra

Untuk menjaga keawetannya, kursi rotan membutuhkan perawatan ekstra. Pasalnya, setiap setahun sekali furniture rotan sebaiknya di coating ulang agar keindahannya tetap terjaga.

Harga Kursi Rotan

Salah satu kursi rotan yang mulai menjadi incaran home décor lovers adalah stool atau kursi anyaman rotan. Ukuran stool yang beragam dan perpaduan anyaman yang unik menjadikan furniture satu ini semakin digermari. Bahkan tak hanya memadukan material rotan dan kayu, kini stool juga dipadukan dengan material lainnya, seperti sea grass dan eceng gondok.

stool eceng gondok

Harga kursi rotan berupa stool ini dibandrol mulai dari Rp250.000,00. [ahd]

Beli Stool Rotan Seagrass: drootan.com/kursirotanseagrass

 

5 Kerajinan Khas Jawa Tengah, Surganya Kerajinan Tangan

5 Kerajinan Khas Jawa Tengah, Surganya Kerajinan Tangan

Drootan – Kerajinan Khas Jawa Tengah – Eksplorasi kerajinan khas Jawa Tengah tidak akan ada habisnya. Provinsi yang terletak di Pulau Jawa ini mempunyai segudang warisan budaya yang khas. Bahkan setiap daerah memiliki kerajinan khasnya masing-masing.

Potensi kerajinan khas Jawa Tengah tidak hanya menguntungkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya, namun juga mengangkat potensi wisata daerah. Pasalnya, setiap daerah wisata di Jawa Tengan acap kali memiliki kerajinan khasnya masing-masing.

Kerajinan khas Jawa Tengah memang unik dan menarik. Keunikannya tidak hanya diakui oleh masyarakat lokal tetapi juga mancanegara. Beberapa kerajinan tangan khas Jawa Tengah cukup dikenal di kalangan Internasional. Apa saja kerajinan khas Jawa Tengah? Yuk simak 5 di antaranya!

  1. Kerajinan Batik Khas Jawa Tengah

Batik merupakan kerajian tangan khas Jawa Tengah yang telah diakui oleh mancanegara. Warisan budaya ini juga telah diakui UNESCO sebagai cagar budaya warisan dunia. Selain batik, UNESCO juga mengakui keris dan wayang sebagai cagar budaya warisan dunia.

Sumber Foto: pinterest.com/Reza Andy’s

Batik khas Jawa Tengah memiliki sejarah yang panjang. Konon sebelum ada ke-17, batik sudah dikembangkan di Jawa. Penamaan ‘batik’ juga berasal dari Bahasa Jawa, yaitu penggabungan dua kata ‘Amba’ yang berarti menulis dan ‘Titik’.

Meskipun memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, kerajinan khas Jawa Tengah satu ini mencuri perhatian Internasional. Bahkan batik khas Jawa menjadi batik terbaik di dunia.

Batik khas Jawa Tengah bisa dijumpai saat Anda mengunjui Kota Surakarta dan Pekalongan. Batik Surakarta dan Batik Pekalongan memiliki ciri khas yang berbeda. Namun, keduanya menjadi pusat wisata kerajinan batik yang terkenal di Jawa Tengah.

Baca juga: Ini Dia, 5 Rekomendasi Kap Lampu Kayu Unik dan Estetik

  1. Kerajinan Rotan Khas Jawa Tengah

kerajinan khas jawa tengah
Sumber Foto: Dokumen Pribadi Drootan Indonesia

Salah satu kota di Jawa Tengah yang menjadi pusat industri kerajinan rotan adalah Kota Sukoharjo. Beragam model kerajinan rotan khas Jawa Tengah bisa ditemukan di sini, mulai dari hiasan dinding, kap lampu, kursi, dan home décor lainnya.

Kerajinan rotan khas Jawa Tengah tidak hanya digemari oleh masyarakat lokal, namun juga mancanegara. Indonesia merupakan negara penyuplai rotan terbesar di dunia setelah China dan Vietnam. Bahkan di masa pandemic Covid-19, ekspor produk rotan tetap tinggi.

Salah satu Pusat Kerajinan Rotan Khas Jawa Tengah yang terdapat di Sukoharjo adalah Drootan Indonesia. Drootan Indonesia menyediakan berbagai macam produk kerajinan rotan khas Jawa Tengah. Tak hanya rotan, Drootan Indonesia juga menyedia produk Home Décor dari material bambu, kayu, dan eceng gondok.

  1. Kerajinan Ukir khas Jawa Tengah

Seni pahat kayu atau ukir juga menjadi kerajinan khas di Jawa Tengah. Berpusat di Kota Jepara, kerajinan ukir khas Jawa Tengah menjadi komoditas furniture yang digandrungi masyarakat lokal dan mancanegara. Bahkan kerajinan ukir khas Jawa Tengah menjadi produk unggulan Indonesia yang diekspor ke beberapa negara, seperi negara-negara di Eropa.

kerajinan khas jawa tengah
Sumber Foto: jakartanotebook.com/Yolanda Yovita

Selain Jepara, Kota Blora juga dikenal sebagai pusat kerajinan ukir khas Jawa Tengah. Baik Kota Blora maupun Jepara sama-sama memiliki kerajinan ukir khas Jawa Tengah dengan nilai seni yang tinggi. Kedua daerah tersebut juga menjadi tempat belanja kerajinan furniture ukir khas Jawa Tengah.

Baca juga: Seluk Beluk Kerajinan Makrame dan Cara Membuatnya!

  1. Kerajinan Logam Kuningan Khas Jawa Tengah

Kerajinan khas Jawa Tengah lainnya adalah logam kuningan, termasuk pengecoran besi, kuningan, tembaga, dan perak. Industri kerajinan logam kuningan khas Jawa Tengah ini bisa ditemukan di beberapa kota, seperti Boyolali, Pati, dan Rembang.

Kerajinan logam kuningan Jawa Tengah tidak hanya berupa furniture, seperti vas atau kap lampu. Produk kerajinan logam kuningan khas Jawa Tengah bisa berupa kerajinan Gamelan yang merupakan alat music tradisional Jawa Tengah dan Keris.

kerajinan khas jawa tengah
Sumber Foto: pinterest.com/YudhieQ

Keris menjadi salah satu produk unggulan kerajinan logam kuningan khas Jawa Tengah. Bahkan keris telah diakui oleh UNESCO sebagai cagar budaya warisan dunia. Hal tersebut membuktikan bahwa kerajinan logam kuningan khas Jawa Tengah berupa keris telah merambah pasar global.

Baca juga: Tak hanya Unik, Simak 9 Keunggulan Produk Rotan!

  1. Kerajinan Wayang Khas Jawa Tengah

Wayang menjadi kerajinan khas Jawa Tengah ketiga yang telah diakui oleh UNESCO setelah batik dan keris. Kerajinan wayang khas Jawa Tengah terbuat dari kulit yang dipadukan dengan unsur seni tingkat tinggi sehingga menghasilkan kerajinan yang indah.

kerajinan khas jawa tengah
Sumber Foto: flickr.com/khunkay’s gallery

Sejumlah desa wisata yang menyuguhkan proses pembuatan wayang di Jawa Tengah di antaranya Solo, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Sragen, dan Boyolali. Tak hanya menyuguhkan proses pembuatan wayang, kota-kota tersebut juga menjadi tempat wisata belanja kerajinan wayang khas Jawa Tengah.

Itulah kelima kerajinan khas Jawa Tengah yang dikenal oleh masyarakat lokal dan Internasional. Kerajinan khas Jawa Tengah mana yang sudah Anda miliki? [ahd]

Peluang Usaha Kerajinan Rotan

Peluang Usaha Kerajinan Rotan

Drootan – Usaha Kerajinan Rotan – Rotan merupakan jenis tanaman merambat dari family Palmae. Tanaman rotan biasanya tumbuh subur di daerah hutan hujan tropis. Tak heran jika tanaman satu ini banyak dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia, seperti Pulau Kalimantan, Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, dan Pulau Papua. Di pulau-pulau tersebut tersebar 8 jenis marga tanaman rotan dengan jenis sekitar 300-an. Dari 300-an jenis rotan tersebut, 51 jenis di antaranya berhasil dimanfaatkan.

Karakteristik Tanaman Rotan

Sumber Foto: flickr.com/photos/kentwang

Tanaman rotan memiliki beberapa karakteristik yang membuat tanaman ini berbeda dengan tanaman kayu pada umumnya. Karakteristik rotan di antaranya:

  1. Batang yang berbentuk silider
  2. Serat batang kuat, bahkan lebih kokoh dari serat bambu
  3. Fleksible dan mudah dibentuk
  4. Tekstur batang halus tanpa diamplas
  5. Ruas batang samar
  6. Bisa diolah dengan cara dipotong, disayat, ataupun utuh
  7. Berbentuk panjang hingga 100 meter

Batang rotan yang disayat atau dibelah bisa menjadi tali rotan tipis yang dapat dianyam sehingga menghasilkan kerajinan anyaman rotan yang kuat, kokoh, dan unik.

Baca juga: 4 Langkah Mudah Merawat Kerajinan Eceng Gondok

Kerajinan Rotan

Memiliki karakteristik mudah dibentuk dan kuat serta kokoh, material rotan sering diolah menjadi berbagai macam kerajinan dan furniture. Contoh kerajinan rotan di antaranya kursi, cap lampu, meja, almari, hiasan dinding, keranjang dan lain-lain. Sering kali, furniture tersebut dibuat dengan teknik anyam.

kerajinan rotan keranjang

kerajinan rotan

kerajinan rotan

Beberapa kerajinan rotan juga dipadukan dengan material natural lainnya, seperti eceng gondok, bambu, maupun pelepah daun pisang yang telah mengering. Masih menggunakan teknik yang sama, mateial rotan dan material lainnya dianyam sehingga sering disebut dengan kerajinan anyaman rotan.

Beli Kerajinan Rotan: drootan.com/belikerajiananrotan

kerajinan rotan vas

Beberapa desa di daerah Cirebon dan Yogjakarta juga menjadi sentra kerajinan rotan terbesar di Indonesia. Kerajinan rotan di tiap desa memiliki perbedaan dan keunikannya masing-masing. Sering kali, kerajinan rotan tersebut menjadi cindera mata bagi turis dan wisatawan lokal yang berkunjung ke daerah tersebut.

Potensi bisnis kerajinan rotan juga bisa mengangkat desa yang menjadi tempat produksi kerajinan tersebut. Biasanya, desa tersebut akan dicanangkan menjadi desa wisata. Misalnya saja Desa Trangsan di Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah. Desa ini menjadi desa wisata rotan karena merupakan sentra industri pengolahan rotan terbesar di Jawa Tengah.

Potensi Pasar Kerajinan Rotan

Tanaman yang mampu tumbuh merambat sepanjang 100 meter ini memiliki nilai jual yang tinggi. Sejumlah olahan berupa kerajinan rotan dan kerajinan anyaman rotan telah merambah hingga ke mancanegara. Bahkan Negara Indonesia mampu menyuplai 80% kebutuhan rotan di dunia. Dilansir dari antaranews.com, Menteri Perdagangan mencatat bahwa nilai ekspor produk rotan Indonesia mengalami kenaikan selama Januari s/d. Agustus 2020. Kenaikan tersebut mencapai 4,35% dibanding periode sebelumnya.

Baca juga: Ini Dia, 5 Rekomendasi Kap Lampu Kayu Unik dan Estetik

Nilai ekspor produk rotan Indonesia terus mengalami kenaikan sejak tahun 2015. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara penghasil rotan terbesar ketiga setelah China dan Vietnam. Meskipun demikian, nilai ekspor pangsa rotan Indonesia masih tertinggal jauh apabila dibandingkan dengan kedua negara tersebut. Pangsa rotan China di dunia mencapai 45,15%. Disusul oleh Vietnam di dunia mencapai 12,49%. Sementara pangsa rotan Indonesia di dunia hanya 6,11% saja.

Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda

Sumber daya alam berupa rotan yang melimpah hampir di seluruh kepulauan Indonesia menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Terlebih lagi, produk rotan tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, namun juga mancanegara. Bahkan pemerintah telah mengeluarkan larangan untuk mengekspor rotan mentah dan setengah jadi. Aturan tersebut merupakan upaya untuk mendorong pelaku usaha kerajinan rotan agar meningkatkan jumlah produksinya.

Selain bahan baku yang melimpah dan potensi pasar yang besar, kemudahan pemasaran produk akibat kemajuan teknologi juga mampu mendukung terciptanya pelaku usaha kerajinan rotan. Saat ini, pemasaran produk kerajinan rotan semakin dipermudah dengan kehadiran e-commerce yang tidak hanya menjangkau konsumen dalam negeri tetapi juga luar negeri. Bahkan, internet juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat promosi produk kerajinan rotan.

Kemudahan pemasaran produk kerajinan rotan menjadi angin segar bagi pelaku bisnis rotan di Indonesia. Tak heran jika Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mencatat bahwa ekspor mebel dan kerajinan Indonesia mengalami peningkatan sebesar 34,51% pada semester 1 tahun 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020. Data tersebut membuktikan bahwa ekspor kerajinan rotan Indonesia masih bertahan di tengan wabah pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia.

Baca juga: Seluk Beluk Kerajinan Makrame dan Cara Membuatnya!

Peluang bisnis kerajinan rotan bisa diawali secara mudah, yaitu dengan menjadi agen reseller produk kerajinan rotan. Drootan Indonesia sebagai pusat kerajinan rotan, eceng gondok, bambu, dan kayu membuka kesempatan bagi para pebisnis dan calon pebisnis yang ingin mencoba usaha di bidang  furniture dan kerajinan rotan. Menyediakan berbagai produk kerajinan rotan dan produk eco-friendly lainnya, Drootan Indonesia mengajak pebisnis dan calon pebisnis untuk berpenghasilan dengan mudah, yaitu hanya dari rumah.

Memanfaatkan kemajuan teknologi dan produk yang berkualitas, kerajinan rotan Indonesia mampu menembus pasar lokal dan global. Tak hanya untung, gerilya para pebisnis dan calon pebisnis di bidang usaha kerajinan rotan juga dapat meningkatkan pangsa rotan Indonesia di dunia. [ahd]

4 Langkah Mudah Merawat Kerajinan Eceng Gondok

4 Langkah Mudah Merawat Kerajinan Eceng Gondok

Drootan – Cara Merawat Kerajinan Eceng Gondok – Kerajinan eceng gondok semakin digemari masyarakat di Indonesia. Bahkan kerajinan ini telah menembus pasar internasional, salah satunya Eropa. Meningkatkan penggemar kerajinan eceng gondok lantaran desain interior gaya rustic yang viral. Gaya rustic ini identik dengan nuansa natural dan aesthetic sehingga memerlukan furniture berbahan rotan, bambu, hingga eceng gondok.

Para pengerajin eceng gondok berhasil menyulap tanaman yang dianggap sebagai sampah menjadi barang bernilai jual tinggi. Saat ini, beragam kerajinan bermaterial eceng gondok semakin mudah ditemui. Misalnya saja, keranjang laundry, tempat tisu, keranjang serba guna, tatakan piring & gelas, serta bermacam hiasan dinding yang dapat mempercantik sudut ruang.

kerajinan eceng gondok
Sumber Foto: Dokumen Pribadi Drootan Indonesia

Sayangnya, kerajinan eceng gondok memerlukan perawatan spesial agar bertahan lama dan awet. Perawatan tersebut terbilang mudah dan tidak merepotkan. Apa saja langkah merawat kerajinan eceng gondok? Yuk, simak selengkapnya!

Baca juga: Cafe Natural, Tempat Nongkrong di Solo Jawa Tengah

  1. Hindarkan Kerajinan Eceng Gondok dari Air

Dalam proses pembuatan kerajinan eceng gondok, eceng gondok dikeringkan agar bebas dari kandungan air. Tujuannya, untuk mencegah munculnya jamur dan pembusukan. Begitupun saat eceng gondok sudah diolah menjadi kerajinan tangan seperti keranjang, sandal, placemate, dll.

kerajinan eceng gondok
Sumber Foto: Dokumen Pribadi Drootan Indonesia

Sangat disarankan untuk menghindarkan kerajinan eceng gondok dari air karena dapat berpotensi menimbulkan jamur dan pembusukan. Namun, jika kerajinan eceng gondok Anda terlanjur terendam air, Anda bisa langsung mengeringkannya dengan bantuan kipas angin atau hair dryer. Kemudian jika sudah setengah mengering, jemur kerajinan eceng gondok di bawah sinar matahari untuk memastikan eceng gondok kering dengan sempurna.

Beli Kerajinan Eceng Gondok: drootan.com/belikerajinanecenggondok

  1. Simpan Kerajinan Eceng Gondok di Suhu Ruang

Kerajinan eceng gondok sebaiknya disimpan di suhu ruang. Atur suhu ruang seideal mungkin untuk menghindari terjadinya kelembapan. Ruang yang lembab sangat tidak direkomendasikan menjadi tempat penyimpanan kerajinan eceng gondok. Sebab, ruangan yang lembab dapat memicu pertumbuhan jamur di permukaan kerajinan eceng gondok.

Jamur yang dibiarkan muncul di permukaan kerajinan eceng gondok akan mengurangi keindahan kerajinan tersebut. Kerajinan eceng gondok yang terkena jamur akan berubah warna menjadi hitam dan berbau tidak sedap. Sebelum hal itu terjadi, sebaiknya atur suhu penyimpanan kerajinan eceng gondok.

Akan tetapi, jika kerajinan eceng gondok Anda terlanjur muncul jamur maka Anda bisa merawat kerajinan eceng gondok dengan cara membersihkannya. Pembersihan kerajinan eceng gondok yang terkena jamur bisa dilakukan dengan mengelap bagian tersebut dengan lap yang sedikit basah. Usai dilap, pastikan kerajinan eceng gondok kembali kering dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari.

Baca juga: Seluk Beluk Kerajinan Makrame dan Cara Membuatnya!

  1. Gunakan Box Penyimpanan & Lengkapi dengan Silica Gel

Selain menyimpan di suhu ruang, kerajinan eceng gondok sebaiknya disimpan di dalam box yang dilengkapi dengan silica gel. Perawatan ini sangat direkomendasikan bagi kerajinan eceng gondok akan disimpan dalam jangka waktu cukup lama.

Merawat kerajinan eceng gondok yang tidak terpakai dalam waktu cukup lama dengan cara memasukkannya ke dalam box penyimpanan yang dilengkapi dengan silica gel dapat meminimalisir debu dan jamur. Jika dibiarkan, debu dan jamur dapat merusak kerajinan eceng gondok. Oleh sebab itu, jangan lupa menambahkan silica gel ke dalam box penyimpanan eceng gondok. Tujuannya, untuk menjaga kelembapan dan kerusakan yang diakibatkan oleh debu dan air.

  1. Bersihkan Menggunakan Lap Setengah Basah

Merawat kerajinan eceng gondok bisa dimulai dengan membersihkannya secara rutin. Pembersihan kerajinan eceng gondok bertujuan untuk menghilangkan noda dan debu yang menempel pada kerajinan tersebut.

Sumber Foto: Dian P. Permatasari/dekornata.com

Anda bisa membersihkan kerajinan eceng gondok menggunakan lap biasa. Namun, jika noda yang menempel tidak terangkat ketika menggunakan lap biasa maka sebaiknya Anda membasahi lap tersebut dengan sedikit air. Selain menggunakan lap setengah basah, pembersihan kerajinan eceng gondok juga bisa menggunakan tisu basah.

Sangat tidak direkomendasikan untuk menambahkan deterjen pada saat membersihkan kerajinan eceng gondok. Apabila Anda ingin menambahkan wewangian ke kerajinan eceng gondok, maka Anda bisa menambahkan softener pada saat membersihkannya.

Baca juga: Zero Waste, Gaya Hidup Selamatkan Lingkungan dari Kerusakan

Pastikan kerajinan eceng gondok kering dengan sempurna setelah dibersihkan menggunakan lap basah dan tambahan softener.

Itulah 4 langkah mudah merawat kerajinan eceng gondok agar tetap awet dan bertahan lama. Mudah bukan? Sekarang Anda tak perlu ragu lagi jika ingin menggunakan kerajinan eceng gondok sebagai perlengkapan rumah tangga Anda. Yuk, temukan koleksi kerajinan eceng gondok kesukaanmu dan miliki sekarang juga. Hanya di www.drootan.com atau belanja dengan mudah di toko kami. [ahd]

Cafe Natural, Tempat Nongkrong di Solo Jawa Tengah

Cafe Natural, Tempat Nongkrong di Solo Jawa Tengah

Drootan – Cafe Natural Solo – Menjamurnya bisnis cafe di Indonesia beberapa tahun silam membuat cafe-cafe baru banyak bermunculan. Fenomena tersebut lantaran tingginya daya konsumtif masyarakat di Indonesia khususnya di bidang kuliner. Selain itu, bisnis cafe juga dianggap menjanjikan karena konsumennya bisa berasal dari kalangan mana saja.

Tak hanya dinikmati orang-orang di kalangan atas, keberadaan cafe juga dinikmati para mahasiswa/ pelajar. Mereka sering menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas atau sekadar bercengkrama di cafe terdekat. Sambil menikmati kudapan dan minuman yang disediakan, obrolan bisa terjadi selama beberapa jam.

Sebagian cafe tidak hanya sebatas ikut meramaikan industri potensial ini. Sebab sebagian cafe yang bermunculan membawa konsep baru agar menambah kenyamanan pengunjung. Salah satu cafe yang patut disambangi adalah cafe berkonsep natural atau sering dikenal cafe natural.

Mengusung desain berkonsep natural, beberapa cafe di Solo, Jawa Tengah mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman berbincang yang berbeda. Cafe natural menciptakan kesejukan yang membuat Anda betah untuk bersua dengan kawan-kawan Anda. Selain dimanjakan dengan suasana yang menyejukkan, cafe natural juga memberikan sajian kudapan yang nikmat. Paduan kudapan dan suasana yang mengasyikkan membuat café natural sering dijadikan sebagai tempat healing.

Baca juga: Tampil Menawan, Hias Sudut Ruang dengan Vas Anyaman Rotan

Berikut rekomendasi 5 cafe natural di Solo yang bisa menjadi destinasi proses healing Anda!

  1. Tenda Daun

Di tengah padatnya perumahan penduduk, dibangun sebuah cafe natural yang tampak asri dan menawan. Cafe Tenda Daun, namanya. Lokasi cafe natural dan asri tersebut berada di Jalan Kahuripan Timur 3 No. 19, Sumber, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.

Cafe Tenda Biru menyediakan aneka menu tradisional dan modern yang bisa dinikmati di area outdoor. Harga menu dibanderol mulai dari Rp4.000,00 sampai dengan Rp35.000,00.

Tak hanya dimanjakan oleh menu yang beragam, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana cafe yang didesain unik dan instagramable. Dilengkapi dengan ornamen dan furniture kayu yang bernuansa vintage, pengunjung bisa berswafoto di cafe Tenda Daun.

Sumber Foto: instagram.com/tenda.daun

Sejumlah tanaman juga turut melengkapi dengan cafe Tenda Daun. Beragam tanaman yang menghiasi cafe Tenda Daun membuat café tersebut menjadi lebih asri. Disini, pengunjung bisa merasakan kesejukan udara alam meskipun berada di tengah pemukiman penduduk.

  1. Grandis Barn

Berlokasi di Desa Blulukan, Kec. Colomadu, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, Grandis menyuguhkan pengalaman nongkrong yang berbeda dari cafe lainnya. Sesuai namanya yang terinspirasi dari nama pohon jati, yaitu Tectona Grandis, Grandis menyuguhkan cafe natural berkonsep alam. Bahkan Grandis dibangun di tengah-tengah hutan jati.

Sumber Foto: instagram.com/grandisbarn

Meskipun berkonsep alam, Grandis memiliki desain yang menawan. Satu bangunan besar yang terletak di antara pepohonan jati itu menyerupai bangunan Eropa yang megah dan elegan. Furniturnya terbuat dari kayu. Sementara bangunannya dihiasi dengan kaca sehingga pencahayaan ruangan langsung dari sinar matahari.

Sumber Foto: instagram.com/grandisbarn

Menu yang disediakan Grandis juga beragam. Mulai dari makanan nusantara hingga makanan western. Kudapan dan kopi juga tersedia di sini. Keduanya bisa menemani waktu ngobrol Anda bersama kawan-kawan.

  1. Ndoro Donker Tea House & Cafe

Satu lagi tempat yang bisa menjadi pilihan tempat nongkrong Anda ketika menyambangi Solo, Jawa Tengah, yaitu Ndoro Donker Tea House & Cafe. Rumah teh ini merupakan tempat favorit pelanjong yang menjejakkan kaki di sekitar kaki Gunung Lawu.

Sumber Foto: instagram.com/yefta_assa

Sedikit lebih jauh dari kota Solo, Ndoro Donker Tea House berlokasi di daerah Karanganyar, tepatnya di Kemuning, Kec. Ngaryoso, Kab. Karanganya, Jawa Tengah.

Berada di kawasan pedesaan, Ndoro Donker Tea House menyuguhkan kesejukan dan ketenangan khas pedesaan. Tempat ini biasanya menjadi pilihan masyarakat kota untuk refreshing di akhir pekan.

Sumber Foto: instagram.com/lindiawatisuwito62

Aneka menu teh yang disediakan bisa Anda nikmati sambil melihat hamparan kebun teh dan panorama Gunung Lawu.

Baca juga: 5 Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur

  1. Tropis

Cafe natural berkonsep alam kembali disuguhkan oleh Tropis. Berlokasi di daerah dua kampus besar di Solo, tempat nongkrong ini menjadi andalan para mahasiswa ketika ingin nongkrong atau sekadar bercengkrama.

Sumber Foto: instagram.com/tropisindonesia

Lokasi pertama tempat nongkrong asyik di Solo ini terletak di Jl. Matoa Raya I No. 99, Karangasem, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, jawa Tengah atau di dekat kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sementara lokasi kedua terletak di Mojosongo, Kec. Jebres, kota Surakarta, Jawa Tengah, tepatnya di belakang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Beli Kap Lampu Seagrass: drootan.com/belikaplampuseagrass

Menghadirkan suasana Summer, tempat nongkrong satu ini segera memperoleh hati para pengunjungnya. Tak tanggung-tanggung, desain Tropis dibuat sedemikian rupa sehingga membuat pengunjung seolah-olah sedang berada di tepi pantai.

cafe natural solo
Sumber Foto: instagram.com/tropisindonesia

Suasana summer di tepi pantai semakin nyata dengan beragam minuman yang menyegarkan. Tak hanya minuman yang menyegarkan, cafe natural ini juga menyuguhkan aneka hidangan yang lezat dan menggugah selera.

cafe natural solo
Sumber Foto: instagram.com/tropisindonesia
  1. Green House Coffee and Eatery

Green House Coffee and Eatery merupakan tempat nongkrong asyik yang terletak di Jalan Siwalan No. 45. Kelurahan Kerten, Kec. Laweyan, Kota Solo. Tempat nongkrong ini berkonsep serba hijau yang dipadukan dengan furniture kayu sehingga menciptakan suasana cafe natural yang hangat. Tersedia dua model ruangan yaitu outdoor dan indoor yang dilengkapi dengan puluhan tanaman di tiap sudut ruangnya.

cafe natural solo
Sumber Foto: instagram.com/greenhousecoffeeandeatery

Menu yang disediakan di cafe natural ini juga beragam, mulai dari coffee hingga non coffee. Hidangan yang disediakan juga bervariasi dan menggugah selera.

Lima rekomendasi cafe natural bernuansa alam di Solo, Jawa Tengah bisa menjadi pilihan destinasi akhir pekan Anda. Bukan hanya lidah yang dimanjakan dengan makanan dan minuman yang lezat, namun juga jiwa yang dijamu dengan kesejukan dan ketenangan alam. [ahd]

 

Ini Dia, 5 Rekomendasi Kap Lampu Kayu Unik dan Estetik

Ini Dia, 5 Rekomendasi Kap Lampu Kayu Unik dan Estetik

Drootan – Kap Lampu Kayu – Selain berfungsi sebagai penerangan, lampu juga menciptakan nuansa suatu ruang. Tata letak lampu yang tepat mampu mengubah ruang yang membosankan menjadi lebih nyaman. Bahkan penataan lampu bisa membuat ruang terasa lebih hangat dan akrab.

Oleh karena itu, tidak selamanya pencahayaan lampu harus terang. Ada kalanya suatu ruang membutuhkan pencahayaan lampu yang sedikit redup untuk menciptakan suasana tenang dan nyaman. Sebaliknya, suatu ruang bisa membutuhkan pencahayaan lampu yang terang untuk membuatnya terkesan lebih luas.

Penataan lampu yang tepat bisa digunakan untuk menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan suatu ruang.

Sayangnya, permasalahan pencahayaan dan penataan lampu tidak selesai begitu saja hanya dengan mengurangi atau menambah tegangan watt suatu lampu. Sering kali, Anda membutuhkan kap lampu untuk menciptakan pencahayaan ruang yang lebih optimal. Tak hanya itu, kap lampu yang unik dan estetik juga bisa menambah keindahan rumah Anda.

Salah satu material kap lampu unik dan estetik yang saat ini mulai menarik perhatian berbagai kalangan adalah kap lampu kayu. Kap lampu kayu bisa memberikan nuansa nyaman dengan menciptakan pencahayaan yang hangat dan akrab. Sejumlah resto, cafe, dan rumah mulai berbondong-bondong menggunakan kap lampu satu ini.

Baca juga: Peluang Usaha Kerajinan Rotan

Material kayu yang mudah dibentuk membuat model kap lampu kayu semakin beragam. Berikut 5 rekomendasi kap lampu kayu unik dan estetik yang cocok untuk menghiasi desain interior sudut rumah, teras, dan tempat usaha Anda seperti resto dan cafe.

  1. Lampu Gantung Rotan

Terbuat dari material kayu rotan yang mudah dibentuk, tidak mengherankan jika lampu gantung rotan ini tidak pernah kehabisan model. Ada banyak sekali bentuk lampu gantung rotan, mulai dari bentuk bulat, tabung, kotak, oval, hingga bentuk tidak beraturan yang justru memberikan kesan artistik.

Lampu gantung rotan menambah kesan natural hunian Anda. Terutama bagi Anda yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penambahan aksesori lampu gantung rotan akan mempercantik desain interior rumah kesayangan Anda.

  1. Lampu Gantung Anyaman

Tak kalah menarik, lampu gantung anyaman juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk desain interior rumah kesayangan Anda. Terbuat dari material bambu yang terkenal awet, lampu gantung ayaman cocok diaplikasikan untuk indoor dan outdoor.

Beli Kap Lampu Kayu: drootan.com/belikaplampu

Meskipun cenderung bergaya tradisional, lampu gantung anyaman bambu tetap menarik jika dipadukan di dalam desain interior modern. Penambahan lampu gantung ayaman memberikan sentuhan natural sehingga memiliki daya pikat tersendiri.

  1. Kap Lampu Batik

Mengangkat kebudayaan asli Indonesia, kap lampu batik digandrungi masyarakat lokal dan mancanegara. Bentuknya yang unik menambah sudut ruang semakin estetik.

Ukiran bermotif batik menambah nilai seni kap lampu tersebut. Di siang hari, kap lampu batik tetap terlihat menarik karena memiliki ukiran motif yang indah. Di malam hari, ukiran bermotif batik tersebut menjadi celah keluarnya cahaya lampu. Selain berfungsi menerangi sudut ruang, kap lampu batik bisa menjadi pajangan yang estetik di malam hari.

Baca juga: 5 Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur

kap lampu kayu

Terbuat dari kayu mahoni dan pinus, bentuk kap lampu tersebut tidak hanya batik. Seorang pedagang asal Majalengka bahkan membuat kap lampu berbentuk wayang. Seni ukiran batik dan wayang yang dipadukan dengan kap lampu kayu menjadi usaha yang sangat potensial. Pasalnya tak hanya masyarakat lokal, kap lampu batik juga digemari masyarakat mancanegara. Dengan begitu, tak hanya produk UKM Indonesia yang tembus ke mancanegara, namun juga kebudayaan Indonesia yang dikenal masyarakat global.

  1. Lampu Kayu Minimalis

Seperti tak ada habisnya, lampu bermaterial kayu terus memberikan model yang semakin beragam. Bentuknya bisa berupa zig-zag, pyramid, lonceng, dan lain-lain. Bentuknya yang semakin beragam membuat lampu kayu ini memberi kesan minimalis.

kap lampu kayu

Lampu kayu minimalis dapat diaplikasikan dalam desain interior modern. Meskipun demikian, aksen kayunya akan menambah kesan natural sehingga tidak membosankan.

Beli Kap Lampu Kayu: drootan.com/belikaplampukayu

kap lampu kayu

  1. Branch Floor Lamp

Lampu bermaterial kayu yang dewasa ini menarik perhatian adalah branch floor lamp. Model lampu ini membuat sudut ruang rumah Anda terlihat lebih cantik dan estetik. Tak hanya cocok digunakan untuk masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis, branch floor lamp juga digemari masyarakat mancanegara. Mereka biasanya menghadirkan suasana natural dengan menambahkan furnitur alami di dekorasi rumahnya.

Branch Floor Lamp cocok diaplikasikan di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan hingga kamar tidur Anda. Kap lampu berbentuk tabung atau bulat dapat meredam cahaya lampu sehingga menciptakan suarana tenang, nyaman, hangat dan akrab.

Kelima rekomendasi kap lampu kayu bisa Anda temukan di drootan.id. Anda bisa mengonsultasikan kap lampu jenis apa yang cocok dan sesuai untuk kebutuhan desian interior Anda. Yuk, tentukan pilihan kap lampu kayu Anda dan segera dapatkan koleksi terbarunya di drootan.id! [ahd]

Seluk Beluk Kerajinan Makrame dan Cara Membuatnya!

Seluk Beluk Kerajinan Makrame dan Cara Membuatnya!

Drootan – Kerajinan Makrame – Kerajinan makrame merupakan salah satu aksesori home décor yang belakangan ini marak dicari. Bentuknya yang berupa untaian tali bersimpul memberikan kesan estetik jika digantungkan pada dinding polos. Awalnya, kerajinan makrame mulai popular setelah kerajinan dream catcher digemari masyarakat Indonesia.

Padahal, kerajinan makrame sudah ada sejak ribuan tahun silam, yaitu pada tahun 1970-an. Di tahun itu, setiap rumah penduduk di Inggris pasti memiliki kerajinan ini. Mereka berbondong-bondong membuat kerajinan makram dengan bahan tali rami, benang katun, atau serat kayu.

Kini, kerajinan makrame semakin mudah ditemukan. Banyak toko home décor baik online maupun offline yang menjual kerajinan makrame dengan berbagat motif dan warna. Kira-kira bagaimana seluk beluk kerajinan makrame ini? Apakah Anda bisa membuat kerajinan dari untaian tali bersimpul ini? Yuk, simak bersama!

Pengertian dan Sejarah Singkat

Kerajinan makrame merupakan kerajinan tangan yang terbuat dari tali temali sehingga membentuk untuaian yang indah dan estetik. Kerajinan makrame tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari kecil, sedang, dan besar. Kerajinan tangan ini sering menjadi aksesori home décor yang digantungkan di dinding ruang tamu, ruang keluarga, dan kamar pribadi.

kerajinan makrame

Nama kerajinan ini −yaitu makrame, berasal dari Bahasa Arab, migramah yang bermakna pinggiran. Akan tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa kata makrame berasal dari Bahasa Turki yaitu makrama, artinya serbet atau handuk. Pada abad ke-13, bangsa Turki memakai handuk yang ujung benangnya dibiarkan menjuntai begitu saja.

Baca juga: 5 Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur

Entah berasal dari bangsa Arab atau Turki, namun melihat bangsa Timur Tengah yang memiliki peradaban sangat maju di jaman dahulu tak heran jika kerajinan makrame memiliki sejarah lintas benua. Artinya, kerajinan ini tidak hanya ditemukan di negara-negara Timur Tengah seperti Turki dan Arab. Kerajinan makrame juga memiliki sejarahnya sendiri di Negara Eropa.

Dibawa oleh pedagang Babilonia dan Asyira, kerajinan makrame mulai menyebar ke Negara Eropa. Bahkan, kerajinan makrame semakin popular di Inggris pada masa Victoria atau sekitar tahun 1970-an. Para gadis di Inggris belajar bersama Queen Mary untuk membuat kerajinan ini. Akibatnya, kerajinan makrame menjadi dekorasi wajib yang menghiasi rumah-rumah penduduk Inggris. Baik tirai, seprai, taplak meja hingga pakaian mereka menggunakan tali temali yang bernuansa makrame.

Bahan Kerajinan Makrame

Pada dasarnya kerajinan makrame terbuat dari tali berbahan dasar serat rami atau benang katun. Selain tali, Anda juga membutuhkan beberapa bahan untuk membuat kerajinan makrame. Apa saja? Yuk, simak selengkapnya!

  1. Batang kayu dengan ukuran bisa disesuaikan dengan makrame yang ingin kamu buat
  2. Benang katun jenis Sama dengan batang kayu, Anda juga bisa menyesuaikan panjang ukuran berang tenun ini
  3. Meteran
  4. Gunting

Baca juga: Kotak Tissue Eceng Gondok, Kerajinan Unik & Menarik

Cara Membuat Kerajinan Makrame

Setelah mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengetahui cara membuat kerajinan makrame:

kerajinan makrame
Sumber foro: popbela.com/ Niken Ari Prayitno
  1. Pertama, Anda bisa menyiapkan batang kayu dan memotong tali sebanyak 14 buah dengan panjang masing-masing 3 meter
  2. Kemudian, Anda gabungkan kedua tali menjadi satu simpul. Lakukan berulang hingga mendapat 7 simpul
  3. Bagi tali-tali tersebut menjadi dua kelompok, sisi kiri dan kengah. Sisakan satu tali di bagian tengah
  4. Selanjutnya, Anda bisa membuat simpul kotak di masing-masing tali sebanyak 5 baris
  5. Buatlah diagonal half hitch knot menggunakan tali yang tersisa. Dimulai dari tali paling pinggir ke tengah. Ulangi simpul ini di masing-masing tali
  6. Kemudian, buatlah simpul kotak di tali bagian tengah
  7. Ulangi langkah membuat diagonal half hitch knot sesuai dengan panjang yang Anda inginkan.
  8. Apabila dirasa sudah cukup, Anda bisa memotong tali membentuk segitiga menggunakan gunting yang tersedia.

Untuk lebih jelas, Anda bisa menyimak video berikut ini:

Tips bagi Anda yang masih pemula. Anda bisa mencoba menggunakan tali berbahan nilon agar mudah diurai apabila simpul yang Anda buat salah.

Beli Kerajinan Makrame: drootan.com/belikerajinanmakrame

Namun, apabila Anda enggan untuk berkreasi tapi menyukai kerajinan makrame ini maka Anda bisa memperolehnya dengan mudah di drootan.com dan dapatkan penawaran khusus sekarang juga! [ahd]

5 Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur

5 Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur

Drootan – Rekomendasi Desain Interior Kamar Tidur – Mendekor ulang kamar tidur bisa menjadi salah satu cara untuk mengembalikan mood dan semangat Anda saat beraktivitas. Pasalnya, kamar tidur merupakan ruang privat yang biasanya dimiliki oleh setiap anggota keluarga. Di tempat inilah, Anda biasanya menghabiskan waktu untuk beristirahat dan merelaksasi pikiran setelah lelah aktivitas.

Kamar tidur juga bisa menjadi tempat Anda untuk mengekpresikan diri. Karena bersifat privat, anda bisa leluasa mengkreasikan ide-ide yang merefleksikan diri Anda, misalnya dengan mendekorasi kamar tidur.

Bahkan, dekorasi kamar tidur yang sesuai dengan diri Anda dapat meningkatkan produktivitas. Tidak sedikit yang mengatakan bahwa mereka membutuhkan ruang yang nyaman untuk memperoleh ide-ide orisinilnya. Lantas bagaimana menciptakan ruang kamar tidur yang nyaman? Berikut lima rekomendasi desain interior kamar tidur!

  1. Kamar Tidur Minimalis

Desain interior kamar tidur minimalis merupakan desain interior yang paling popular. Bahkan tak hanya bagi kamar tidur, desain interior minimalis juga sering diaplikasikan untuk mendesain rumah. Desain interior minimalis mulai digandrungi masyarakat di Indonesia karena memberikan kesan luas bagi rumah yang sempit. Begitu pun bagi kamar Anda.

rekomendasi desain interior kamar tidur

Awalnya, desain interior minimalis mulai dikenal pada abad ke 20-an. Desain interior minimalis dianggap sebagai gaya yang paling signifikan untuk saat ini karena mengadopsi gaya modern dengan memaksimalkan fungsi suatu ruang dan menimimalisir hiasan atau ornament.

Pada kamar tidur, desain interior minimalis memberikan kesan sederhana. Dipadukan dengan warna netral seperti hitam, putih, dan abu-abu, gaya interior minimalis cocok bagi siapapun. Baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan.

Furniture yang digunakan untuk mendesain kamar tidur minimalis juga tidak banyak. Anda hanya perlu memberi satu atau dua garis tegas yang berbentuk persegi atau persegi panjang untuk memberikan sentuhan ornament. Sebab, pada dasarnya gaya minimalis memang tidak membutuhkan ornament yang berlebihan.

Baca juga: Cafe Natural, Tempat Nongkrong di Solo Jawa Tengah

Desain interior kamar tidur minimalis juga memberikan kesan hangat karena mengandalkan penerangan dari cahaya tidak langsung. Oleh karena itu, desain interior kamar tidur minimalis bisa menjadi pilihan agar waktu berstirahat Anda menjadi lebih maksimal.

  1. Kamar Tidur Skandinavia

Desain interior kamar tidur Skandinavia nerupakan salah satu konsep yang dikenal di seluruh penjuru dunia. Bermula pada tahun 1950-an, sejumlah negara seperti Norwegia, Islandia, Finlandia, Swedia, Denmark dan beberapa negara di Eropa mulai mengaplikasikan gaya ini.

rekomendasi desain interior kamar tidur

Desain interior kamar tidur skandinavia didominasi oleh warna putih dengan konsep natural. Namun, dewasa ini desain interior skandinavia juga bisa dipadukan dengan warna abu-abu atau cokelat agar tidak terkesan monoton. Gaya ini cocok bagi Anda yang tidak menyukai kemewahan namun tetap ingin terlihat ideal.

Furniture yang digunakan pada desain interior kamar tidur skandinavia identik berasal dari material kayu. Begitu pun dengan lantainya. Pencahayaan desain interior kamar tidur skandinavia mengandalkan sinar matahari. Oleh karena itu, pemilihan jendela berukuran besar sangat dianjurkan untuk kamar tidur bergaya skandinavia.

Untuk memberikan kesan lebih natural dan tidak monoton, Anda bisa menambahkan tanaman hijau di sudut kamar. Tambahkan cover pot yang selaras dengan nuansa desain interior skandinavia agar semakin mempercantik kamar Anda.

Baca juga: 4 Langkah Mudah Merawat Kerajinan Eceng Gondok

  1. Kamar Tidur Industrial

Beberapa tahun ini, desain interior kamar tidur industrial mulai popular. Tak hanya kamar, beberapa rumah dan café, beberapa hotel juga mengadopsi desain interior ini. Pasalnya, gaya industrial memberikan kesan tegas meskipun beberapa bagian tidak diberi finishing dan dibiarkan begitu saja. Bagian tersebut biasanya ditemukan pada dinding bangunan.

kamar tidur industrial

Warna abu-abu dan hitam yang identik dengan desain interior kamar tidur industrial cocok bagi Anda yang berkepribadian kalem. Sementara furniture yang digunakan biasanya terbuat dari material besi atau kayu. Warna coklat dari furniture kayu dapat memberikan kesan hangat. Namun, furniture berbahan kayu sebaiknya digunakan di beberapa spot saja agar tidak menghilangkan ciri khas gaya industrial.

Pencahayaan desain interior kamar tidur industrial biasanya mengandalkan penerangan dari lampu bercorong besar yang biasa ditemukan di pabrik. Gaya industrial ini biasanya menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang dalam waktu dekat ingin merenovasi kamar namun masih terkendala biaya. Sebab, gaya industrial memberikan kesan bangunan yang belum selesai. Meskipun demikian, Anda bisa menempati bangunan tersebut bahkan menyulapnya menjadi kamar tidur yang nyaman.

  1. Kamar Tidur Bohemian

Jika Anda menyukai permainan motif dan warna, desain interior kamar tidur bohemian patut untuk diterapkan di kamar Anda. Pasalnya, desain interior ini memiliki koleksi warna yang kaya. Anda bisa memadukan 5 warna sekaligus jika ingin menerapkan desain bohemia.

kamar tidur bohemian

Begitupun dengan motif yang digunakan. Anda bisa menambahkan motif lingkaran atau tribal. Hanya saja, desain interior kamar tidur bohemian biasanya identik dengan kain berumbai. Anda bisa menggunakan kain berumbai tersebut pada sprei, sarung bantal atau throw.

Desain interior kamar tidur bohemian cocok bagi yang yang berjiwa ekspresi dan energik.

Baca juga: Ini Dia, 5 Rekomendasi Kap Lampu Kayu Unik dan Estetik

  1. Kamar Tidur Tradisional

Desain interior kamar tidur tradisional memberikan kesan lembut dan hangat, didominasi oleh warna coklat yang biasanya diperoleh dari furniture bermaterial kayu, desain kamar ini elegan dan mewah.

kamar tidur tradisional

Furniturenya yang kokoh mulai dari ranjang, pintu, lemari, hingga meja rias biasanya berukuran besar dan memiliki ukiran disetiap tepinya. Pencahayaan desain interior kamar tidur tradisional biasanya menggunakan warna lembut, seperti kuning atau putih. Akan tetapi, penerangan tersebut sebaiknya tidak terlalu terang agar menciptakan nuansa nyaman.

Desain interior tradisional biasanya menambahkan beberapa dekorasi seperti lukisan, vas bunga, dan bingkai foto agar terkesan lebih tradisional.

Untuk melengkapi desain interior kamar tidur pilihan Anda, Anda bisa menambahkan beberapa aksesori yang sesuai dengan konsep pilihan Anda. Ada beragam jenis aksesori untuk mendekorasi kamar idaman Anda agar lebih cantik, menarik, dan nyaman. Yuk, pilih aksesorinya dan segera dekor kamar kesayanganmu sekarang! [ahd]

Open chat
1
Drootan Indonesia PUSAT KERAJINAN TANGAN
Enceng Gondok, Rotan, Bambu, Kekayuan
D'Rootan Indonesia
... Mau Tanya Tanya Tentang Kami Article
Hubungi Kami Segera Article *https://www.drootan.com/category/article*